Perjalanan Espresso Untuk Bertahan Di Setiap Zaman

Perjalanan Espresso Untuk Bertahan Di Setiap Zaman – Beberapa tahun lalu hingga sampai saat ini sedang banyak berkembang trend meminum kopi yang dibungkus dengan tempat-tempat nongkrong yang dipoles sedemikian rupa sehingga menimbulkan kesan yang nyaman dan asyik. Bahkan banyak juga yang memilih meminum kopi di tempat-tempat tertentu sebagai sesuatu yang prestisius. Sehingga para banyak para pebisnis yang berlomba-lomba menawarkan menu kopi beserta tempat-tempat yang unik. Selain menu kopi, mereka juga menyediakan berbagai makanan ringan yang sangat bervariatif untu mendampingi dalam menimum kopi.

Tetapi apakah anda pernah memperhatikan menu-menu kopi jika anda sedang berada di cafe atau tempat-tempat lain yang juga menyediakan pilihan menu kopi? Anda akan menemukan berbagai macam variasi minuman yang terbuat dari kopi dengan berbagai campuran bahan lain, seperti susu, krim, dan beberapa bahan lain. Menu-menu kopi dengan dengan campuran bahan seperti itu kita kenal dengan nama machiato, cappucino, kopi latte, dan americano. Terdapat kesamaan dari berbagai variasi minuman opi tersebut, yaitu menjadikan kopi espresso sebagai bahan utamanya. Lalu apa itu kopi espresso?

Kopi espresso merupkan sajian kopi yang memiliki sejarah unik dari negri yang memiliki tradisi meminum kopi sejak berabad-abad yang lalu. Negri itu bernama italia,orang-orang disana sampai hari ini memilii cara meminum kopi yang unik, seperti menganggap tabu bagi orang yang meminum kopi setelah jam 12 siang karena umumnya kopi diminum pagi hari sebelum beraktifitas untuk menambah semangat dan gairah. Esspresso sebenarnya adalah sebuah teknik yang dikembangkan pada akhir abad ke 18 di milan, italia. Teknik penyeduhan espresso pada awalnya menggunakan sebuah mesin uap dengan boiler besar untuk menciptakan air mendidih yang bertekanan tinggi. Setelah itu air bertekanan tinggi tersebut disemburkan ke bubuk kopi, sehingga kopi larut dan menjadi cairan agak kental. Segelas espresso biasanya hanya berisi beberapa teguk kopi saja, namun memiliki kandungan kopi yang tinggi, sehingga rasanya lebih dalam dari kopi biasanya.

Seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, kini kopi espresso banyak muncul dengan tampilan baru. Beberapa variasi baru itu diantaranya adalah espresso con panna yang merupakan espresso yang diberi krim kocok di atasnya. Kemudian ada minuman espresso machiato yang merupakan espresso yang diberi tambahan susu berbuih di atasnya. Lalu cappucino, segelas espresso yang diberi susu yang diupkan dn susu yang berbuih. Selanjutnya ada gaya americano yang lebih simpel, yaitu kopi espresso yag ditambah dengan air dengan takaran tertentu. Yang terakhir adalah kopi latte, dimana segelas espresso yang ditambahi susu berbuih. Bedanya dengan machiato dan cappucono adalah susu yang ditambahkan sengaja dipenuhkan sampai ke bibir gelas. Dan menariknya dari gaya latte ini adalah munculnya fenomena latte art, yaitu seni menggambar pada permukaan kopi latte. Sekarang semakin banyak para seniman latte bermunculan dengan berbagai penemuan baru dan menjadi profesi yang memiliki nilai prestisius tersendiri.

Perjalanan Espresso Untuk Bertahan Di Setiap Zaman

Bagaimanapun, kopi espresso dengan perjalanan sejarahnya tersendiri masih bertahn hingga saat ini. Dengan semangat para penikmat kopi, espresso terus dikembangkan dengan wajah-wajah baru yang sesuai dengan kebutuhan para penikmat kopi pada setiap zaman yang tentu memiliki latar belakang berbeda. Tidak seperti para pekerja italia pada abad 18 dan 19 yang dituntut harus cepat menghabiskan kopinya, orang-orang pada zaman sekarang meminum kopi lebih untuk menemani dalam menikmati suasana sambil bercanda dengan teman maupun berdiskusi serius dengan rekan kerja.

Leave a Comment