Dampak Minum Kopi Espresso yang harus kamu tahu

Kopi memang terasa nikmat diminum pada pagi hari maupun malam hari. Terlebih, kopi sangat cocok saat dikonsumsi sebagai teman nongkrong bersama teman-temannmu. Seiring dengan bertambahnya coffee shop yang berkembang, jenis kopi yang disediakan pun semakin beragam. Hal ini tentu memicu para pencinta kopi untuk berkuliner dan berekperimen mencoba satu demi satu menu kopi tersebut. salah satu kopi yang favorit dikalangan anak muda yaitu kopi espresso atau dikenal dengan kopi tubruk jika di indonesia. Espresso sangat mudah didapatkan, kamu juga bisa membuatnya sendiri didapurmu dengan cepat. Ya, tentu menggunakan mesin kopi espresso seharga jutaan rupiah.

Tahukah kamu, dibalik nikmat kopi espresso yang kamu minum setiap hari, ternyata ada dampak negatif yang kamu sumbangkan pada tubuhmu. Apakah itu? Ya, kandungan kopi beupa kafein itulah salah satu komposisi kopi yang berbahaya bagi tubuh. Apalagi secangkir kopi espresso, kadar kafeinnya lebih tinggi dibandingkan dengan kopi biasa. Kafein termasuk zat stimulan, dimana menyebabkan orang susah tidur apabila dinikmati pada malam hari. Hal ini karena zat stimulan itu berfungsi meningkatkan kerja otak sehingga otak yang seharus sudah lelah dan hendak beristirahat menjadi gagal dan kembali beraktivitas.

Dampak lain dari kafein juga mengendalikan emosi dan konsentrasi seseorang menjadi tidak stabil. Jadi para pemain judi melalui agen sbobet yang biasanya bergadang sambil minum kopi, harus berhati-hati. Kafein juga berpotensi memicu kanker. Kafein saja bisa berakibat sangat buruk bukan. Apalagi tdak hanya kafein yang terkandung dalam kopi. Kopi espresso ternyata juga terkandung zat lain yang mampu meningkatkan kadar kolesterol tubuh. Ya, didalam bijih kopi, terdapat suatu senyawa peningkat kolesterol yang disebut dengan kafestol. Kafestol ini akan keluar dari bijih kopi saat air panas dituangkan secara langsung pada kopi bubuk.

Nah, pada pembuatan kopi espresso, air panas dengan tekanan tinggi langsung disemprotkan pada bijih kopi sehingga otomatis kafestol akan langsung keluar. Proses pembuatan kopi espresso yang tidak menggunakan saringan akan menghasilkan kafestol yang banyak pula. Jadi, lebih baik dalam sistem mesin kopi ditambahkan saringan atau filtter yang menyaring kafestol sehingga kolesterol yang masuk dalam tubuh dapat diminimalisir.

Normalnya, secangkir kopi espresso mengandung kurang lebih 4 mg kafestol atau lebih. Kadar sebanyak itu, akan memicu peningkatan kolesterol dalam tubuh sebanyak 1 %. Terbayang bukan, berapa banyak kafestol yang kamu sumbangkan pada tubuh apabila dalam sehari saja kamu minum kopi espresso lebih dari satu cangkir? Nah, buat kamu penggila kopi yang belum tahu informasi ini, akan lebih baik jika membatasi frekuensi minum kopi dalam sehari sejak sekarang. Memang benar bukan sesuatu yang berlebihan itu berakibat tidak baik pula, seperti minum kopi yang berlebihan akan berdampak buruk bagi kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *